PW Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama SUMUT Minta Kapolri Tindak Tegas Penembakan Nelayan di Konsel

MEDAN | TRANSPUBLIK.co.id – Serikat Nelayan Nahdatul Ulama (SNNU) Sumatera Utara kecam tindakan oknum Ditpolairud Polda Sultra yang diduga sengaja menembak mati nelayan asal Desa Cempedak, Kecamatan Laonti, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel).

“Nelayan bukan musuh Negara. Tidak seharusnya moncong senjata aparat itu diarahkan kepada nelayan, justru mereka harus dilindungi,” tegas Ketua PW SNNU Sumatera Utara, Sabtu (25/11/2023).

Pihaknya menduga, penembakan yang dilakukan oleh oknum aparat Ditpolairud Polda Sultra syarat akan kepentingan.

Baca Juga:  Penyaluran Bantuan 118 Kepala Desa Babakan Berjalan dengan Lancar

“Jika keempat nelayan asal Laonti itu melakukan penangkapan ikan secara ilegal, saya kira aparat tidak perlu langsung mengambil tindakan represif dengan melepaskan tembakan. Sehingga patut kami duga ada kepentingan di belakang semua itu yang sengaja ditutup-tutupi, atau ada motif lain dibalik penembakan itu,” ujar Zul

Untuk itu, PW SNNU meminta Dirpolairud dan Kapolda Sultra untuk bertanggungjawab atas kejadian tersebut.

Baca Juga:  Margaret MS Dorong Pemko Medan Revitalisasi Pasar Kapuas Belawan

Selain itu, pihaknya juga mendesak Kapolri segera mecopot Ditpolairud dan Kapolda Sultra karena dianggap lalai dalam menjalankan tugas sebagai institusi penegak hukum.

“Kami meminta Kapolri dapat mengambil keputusan yang tegas sebagai bentuk pertanggung jawaban institusi terhadap masyarakat dengan segera mencopot Dirpolairud dan Kapolda Sulawesi Tenggara,” pungkasnya.

Sebelumnya, empat nelayan asal Desa Cempedak, Kecamatan Laonti, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, ditembak aparat saat akan melaut pada Jumat (24/11/2023 ) dini hari.

Baca Juga:  Oknum Kades Adakan Halal Bi Halal, Padahal Masih Menjalani Rehabilitasi, Dipertanyakan Aktivis

Mereka adalah Maco (39), Putra (17), Ilham (17) alias Allu, dan Juswa alias Ucok (23), yang masing-masing mengalami satu tembakan di badan. Maco diketahui meninggal setelah terkena tembakan di dada, juga dengan sejumlah luka sayatan senjata tajam.

(TP/MS/Tim)

Komentar