oleh

Risdawati Boangmanalu Mengucapkan Terimakasih Kepada Dandim 0206/Dairi dan Bupati Atas Programnya

PAKPAK | TRANSPUBLIK.co.id – Program TMMD 112 membuahkan hasil kepada para penduduk desa karena keberhasilannya dalam membangun infrastruktur sehingga desa tersebut semakin sejahtera, salah satu warga desa Risdawati Boangmanalu Mengucapkan Terimakasih kepada para personel dan bupati atas usahanya dalam meningkatkan kualitas desa.

Dengan dibukanya jalan sepanjang 8000 meter lebar 8 meter dari Desa Aornakan 2 -Sikupak 1 Kecamatan PGGS Kab Pakpak Bharat Sumut,sejumlah petani Gambir mengucapkan terimakasih kepada TNI,khususnya Dandim 0206/Dairi Letkol Arm Aditya Yuni Nurtono.SH dan Bupati Pakpak Bharat Franc Tumanggor.

“Saya sangat bersyukur sekali karena impian bertahun memiliki jalan baru akhirnya terwujud setelah datangnya bapak-bapak tentara ke kampung kami membangun jalan,’sebut Risdawati Boangmanalu (47) warga Desa Aornakan 2 yang sehari-hari mengais rupiah dari Tanaman Gambir dan Jagung.

Baca Juga:  Pra TMMD 112 Kodim 0206/Dairi: Pembangunan Jalan 8 Km Sudah Terlihat

Sebelum jalan dibuat,dirinya bersa warga lainnya kesulitan untuk mengangkut hasil Gambir dan membawa pupuk,kini setelah jalan siap dan sudah bisa dilalui kendaraan jadi lebih gampang membawa pupuk.

“Saya berharap agar bapak Bupati Pakpak Bharat dapat meningkatkan jalan yang dibuat bapak-bapak TNI,agar jalan tersebut awet dan semakin kokoh tidak longsor,”harapnya.

Baca Juga:  Kunjungi LDII, Kapolri Bahas Dai Kamtibmas Hingga Moderas Beragama

Sementara itu,Maidi Manik (50) petani Gambir mengunvkapkan cara-cara memasak Gambir dari awal hingga proses penjualan.

Awalnya daunnya kita pilih yang tua-tua lalu direbus dengaj dandang besar diisi air .Satu jam direbus sampai mendidih baru daunnya diangkat dan langsung dipres dengan alat yang sederhana (Manual) agar airnya keluar.

“Setelah itu,air kita masukan ke baskom agar menjadi seperti adonan ,sehari diendapkan lalu kita masukan ke karung untuk dijemur agar airnya keluar, selanjutnya diadon buat bulat-bulat,”ungkap Pak Manik.

Untuk harga per-bijj senilai Rp 2000 -3000 tergantung besarnya Gambir yang telah di adon.Dan masalah penjualan pembeli langsung datang kelokasi.

Baca Juga:  Komunikasi Sosial Tetap Dilakukan Prajurit TNI AD Saat Mengerjakan Jalan Desa

selain itu, jalan desa sudah dapat di gunakan oleh para warga dalam hal berpergian ataupun mengangkut barang terutama petani gambir yang memiliki ladang yang cukup jauh dari desa.

“Masalahnya hanya alat pres saja masih manual belum pakai pres baja,jadi hasilnya minim,kalau pakai pres baja bisa banyak,untuk itu saya berharap agar Pemkab Pakpak Bharat dapat memberikan bantuan alat pres Gambir yang bagus,”sebutnya.

Kodim 0206/Dairi

(TP/AL)

Komentar

Berita Terkini