oleh

Pasar Kalibaru Terbakar, Bupati Banyuwangi Tinjau Lokasi

BANYUWANGI | TRANSPUBLIK.co.id – Pasar Induk Kalibaru yang berlokasi di Desa Kalibaruwetan, Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, terbakar, pada Minggu.  Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, S.Pd. bergerak cepat bersama Forkopimda Kabupaten Banyuwangi langsung meninjau lokasi kebakaran, Minggu (10/10/2021) sekira pukul 10.25 WIB.

“Kami atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Banyuwangi turut prihatin atas musibah kebakaran yang sudah menghabiskan sekitar 29 kios, di dua los Pasar Kalibaru pada pukul 00.30 WIB dini hari tadi. Tentunya kami sebagai pemerintah saat melihat situasi ini akan melakukan langkah-langkah agar kondisi sosial ekonomi tentunya bisa segera pulih kembali,” ujar Bupati, saat menemui para pedagang yang kiosnya terdampak kebakaran.

Sebagai langkah penanganan, Bupati memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU PR) dan Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop UKM) Kabupaten Banyuwangi membangun pasar sementara agar bisa menampung para pedagang, sehingga tetap bisa melakukan aktivitas ekonomi di Pasar Induk Kalibaru.

Baca Juga:  Kababinminvetcaddam I/BB dan Anggota Gowes Berkunjung ke Kanminvet I/20 Guna Meningkatkan Imunitas dan Kebugaran Tubuh Dimasa Pandemi Covid-19

“Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM, Nanin Oktaviantie akan segera melakukan pendataan terhadap pedagang yang terdampak musibah ini. Dan dari data tersebut kita akan memberikan bantuan sosial. Kemudian Kepala DPU juga akan melakukan pendataan terkait luas area yang terdampak kebakaran tersebut, agar dapat segera dibuatkan pasar sementara,” jelasnya.

Bupati mengaku juga telah berkoordinasi dengan Kepala atau koordinator Pasar Kalibaru agar para pedagang yang terdampak kebakaran dapat segera beraktivitas kembali.

“Dari data yang telah kami dapatkan, terdapat sekitar 29 kios yang terdampak kebakaran. Kami juga masih menunggu laporan dari aparat Kepolisian terkait penyebab kebakaran tersebut. Harapan kami agar para pedagang di Pasar Kalibaru ini tidak terus patah semangat, namun dapat segera bangkit sehingga roda ekonomi dapat terus berjalan,” pungkas Nanin.

Baca Juga:  Cegah Terjadinya Lonjakan Kasus Covid-19 di Masa Liburan, Koramil Kolam Menegakkan Protkes

Saat Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, S.Pd. mengunjungi pasar Kalibaru yang terbakar , dihadiri juga oleh Camat Kalibaru Ahmad Nuril Falah.

Sementara itu menurut Kapolsek Kalibaru AKP Abdul Jabbar, S.H kepada Reporter Media Trans Publik,co.id di lokasi mengatakan, mendapat telfon dari warga kalau pasar induk Kalibaru kebakaran, saya dan anggota langsung terjun kelokasi untuk melakukan pengamanan dan membantu memadamkan api.

“Alhamdulilah mas? Pasca kebakaran situasi bisa kami kendalikan, tidak Sampek ada yang namanya penjarahan. Terkait kios yang terbakar total ada 29, dan ditaksir kerugian kurang lebih Rp 700 juta sampai Rp 800 juta. Dan kami saat ini masih proses penyelidikan, ya dugaan sementara konsleting listrik,” kata Kapolsek Kalibaru AKP Abdul Jabbar, S.H.

Baca Juga:  Terduga Seorang Pemuda Diduga Telah Melakukan Tindak Pidana Penganiayaan

Perlu diketahui, pada pasca kejadian kebakaran pasar Induk Kalibaru sekira pukul 8.00 WIB, terpantau dua anggota DPRD kabupaten Banyuwangi turun langsung ke lokasi kebakaran. Kedua anggota DPRD tersebut ialah, Syamsul Arifin, S.H dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Abdul Ghofur dari Fraksi Partai Gerindra.

Sementara itu, pada kejadian kebakaran pasar Kalibaru, tak ketinggalan, Moch Sholeh dan Ismanto personil TRC R BPBD kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi terlihat serta bahu membahu membantu memadamkan api dan membantu mengevakuasi barang-barang pedagang.

(TP/Red)

Komentar

Berita Terkini