oleh

Masyarakat Medan Tuntungan Menolak Pembangunan Panti Sosial

-Medan, News, Popular-298 views

MEDAN | TRANSPUBLIK.co.id – Para Warga Medan Tuntungan Tidak setuju dengan Pembangunan Rumah Panti Sosial Yang akan di bangun di atas Lapangan Bola Abdi Praja tersebut menjadi satu-satunya sarana olaraga yang terdapat di Kecamatan Medan Tuntungan.

Nganjung Sembiring, tokoh masyarakat di Kecamatan Medan Tuntungan yang hadir dalam aksi warga tersebut mengatakan bahwa lapangan sepak bola Abdi Praja ini sudah puluhan tahun digunakan sebagai sarana olahraga dan dirawat masyarakat secara swadaya.

Masyarakat Medan Tuntungan Menolak Pembangunan Panti Sosial

“Lapangan bola ini merupakan satu-satunya lapangan Bola di Kecamatan Medan Tuntungan. Selama ini perawatan dan pemeliharaannya dilakukan oleh masyarakat sekitar, seperti pemotongan rumput,penimbunan lahan dan perawatan lainnya agar layak dan nyaman digunakan sebagai lapangan bola,” ucap Nganjung Sembiring.

Baca Juga:  TNI AD Laksanakan Vaksinasi Serentak

Nganjung Sembiring menambahkan, masih banyak lahan kosong yang merupakan aset Pemko Medan di teritorial Kecamatan Medan Tuntungan.

Pelatih SSB Abdi Praja, Jumani mengatakan, pihaknya dengan tegas menolak lapangan sepak bola tersebut digusur dan dibangun rumah panti sosial. Alasannya, Lapangan Bola Abdi Praja tersebut menjadi satu-satunya sarana olaraga yang terdapat di Kecamatan Medan Tuntungan.

Baca Juga:  Gorong - gorong Bulat Mulai Didistribusikan ke Lokasi TMMD 112 Kodim 0206/Dairi

“Apapun alasannya, kami sebagai warga Kecamatan Medan Tuntungan menolak lapangan ini dibangun rumah panti sosial. Karena lapangan ini digunakan anak-anak dan pemuda Medan Tuntungan untuk menggapai cita-citanya menjadi pesepak bola profesional,” katanya, Selasa (31/8).

Seorang anak pun ikut memberikan komentar terkait rencana penggusuran lapangan tersebut. “Kalau lapangan ini digusur di mana lagi kami mau main bola,” ujar salah seorang anak.

Baca Juga:  Hari ke-22, Semenisasi Jalan TMMD Kodim 0204/DS Capai 1.906 Meter

Walaupun kondisi diguyur hujan, tidak menyurutkan semangat mereka untuk menyuarakan aspirasi penolakan sembari tetap melakukan kegiatan berlatih sepakbola.

Nganjung Sembiring menyampaikan permohonan masyarakat agar Pemko Medan mengurungkan niat menggusur lapangan bola yang sudah menjadi tempat melakukan kegiatan positif masyarakat sekitar.

“Bapak Wali Kota Medan, tolong jangan gusur tempat bermain bola anak-anak kami. Mereka generasi penerus bangsa ini,” Ungkapnya.

Source: medan.tribunnews.com, analisadaily.com

(TP/AL)

 

Komentar

Berita Terkini