oleh

Gubernur Riau dan Bupati Rokan Hilir Bersama Rombongan Kunjungan Spam Durolis

ROHIL | TRANSPUBLIK.co.id – Gubernur Riau Drs. H. Syamsuar, M.Si Beserta bupati Rokan hilir Afrizal Sintong dan wakil bupati H Sulaiman serta anggota DPRD provinsi Riau Karmila sari Kunjungan dan Peninjauan Lokasi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Dumai-Rokan Hilir dan Bengkalis (Durolis), Untuk memastikan kesiapan untuk mengalirkan air kemasyarakat, Sabtu(31/7/2021) sekira pukul 12.30 WIB kedatangan rombongan gubernur dan bupati disambut oleh Pimpinan Spam Durolis Edwin, Camat Tanah Putih Tanjung Melawan Robby Kurniawan didampingi oleh Datuk Penghulu Melayu Besar H Indra Hadi dan Datuk Penghulu Labuhan Papan Sunardi.

Baca Juga:  Guna Dukung Kegiatan Penanganan Covid-19 di Wilayah Perbatasan, Satgas Pamtas RI-MLY Yonif 642/Kps Bantu Distribusikan Alkes

Dalam kesempatan itu gubernur Riau dan bupati Rokan hilir membahas persiapan spam Durolis di targetkan siap di tahun 2021 selesai nantinya Keberadaan Air Durolis ini diharapkan untuk menyuplai air bersih untuk masyarakat di tiga wilayah yakni Kota Dumai, Kab. Rokan Hilir, dan Kab. Bengkalis, masih ada kendala dalam hal tersebut masalah pekerjaan yang masih kurang gubernur menyarankan segera mukin direkrut untuk dilatih sesuai kompetensi yang diharapkan,selain juga menyelesaikan masalah aset. Tanah ini milik Rohil, bangunannya milik kementerian, dan pemerintah provinsi Riau.ini juga tadi sudah dibicarakan, agar nanti tertib administrasi di sini. Sekarang lahannya diserahkan ke provinsi, ada tiga wilayah Dumai, Rohil dan Bengkalis, tapi ini kan tertib administrasi.

Baca Juga:  Mensos Pastikan Bansos untuk Bulan April Akan Cair Pada Akhir Bulan Maret 2021

Sementara itu, Bupati Rohil Afrizal Sintong mengatakan, pihaknya segera menyelesaikan permasalahan yang disampaikan oleh Gubernur Riau. Mulai dari penerimaan tenaga kerja dari warga tempatan, hingga menyelesaikan aset tanah yang bersertifikat untuk diserahkan ke Pemprov,selain spam Doris ad juga PAM air di daerah ujung tanjung dan penghulu teluk berembun.

Baca Juga:  Ombudsman: "Kejar Para Pendaur Ulang Cutton Bud Swab Antigen"

“Tanah milik Pemkab Rohil masih SKGR, sekarang kita siapkan sertifikatnya dan nanti baru kita hibahkan ke provinsi atau ke kementrian. Aset ini kita tertibkan agar selesai. Untuk SDM nya sekitar 16, kita utamakan orang-orang tempat, setelah itu kita latihan selama tiga bulan, kemudian baru kita pekerjakan,” terang Afrizal Sintong.

(TP/Budi)

Komentar

Berita Terkini