oleh

SM. Tambunan Tewas Tersengat Tawon

TEBING TINGGI | TRANSPUBLIK.co.id -Kalau sudah datang naasnya siapapun tidak akan mampu mengelaknya. Hal ini yang tepat diumpamakan atas tewasnya Sahat Maruhum Tambunan (81) Lk, warga Jl. Jati No. 195 Lk.3, Kelurahan Bagelen, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebing Tinggi, Kamis (29/7/2021) sekira pukul 11.00 WIB.

Kematian SM. Tambunan pensiunan BUMN ini menurut keterangan Bhabinkamtibmas Kel. Bagelen, Aipda S.H. Nauli Siregar melalui Kasi Humas Polres Tebing Tinggi, Iptu Agus Arianto bahwa Bhabinkamtibmas bersama Kepling 4 Kel. Bagelen Samini telah melakukan pengecekan atas laporan warga adanya warga yang tersengat Tawon / Lebah.

Baca Juga:  Kapolsek Dolok Silau Adakan Tali Asih Kepada Masyarakat Kurang Mampu

“Saksi Heru Syahputra (18) Lk melihat korban hari ini Kamis (29/7/2021) sekitar pukul 10.00 WIB sedang menjolok sarang tawon yang ada di pohon rambutannya dengan menggunakan gala bambu tepatnya di Jl. Langgar Lk. 4 Kel. Deblod Sundoro Kec. Padang Hilir, Kota Tebing Tinggi. Beberapa saat kemudian sebagian sarang tawon tersebut jatuh dan tawon keluar dari sarangnya dengan berkerumun dan langsung mengejar korban,” jelas Iptu Agus Arianto.

Baca Juga:  Kapoldasu Irjen Panca Memerintahkan Seluruh Kasatwil Memperketat Pengamanan Terkait Teror Bom

Lanjutnya, tawon secara beramai-ramai menyerang tubuh korban. Melihat tawon yang begitu menyerangnya, korban berusaha melarikan diri, namun sekitar 10 meter beliau terjatuh sementara itu tawon masih terus menyerangnya.

“Saat berada di lokasi Bhabinkamtibmas, Aipda S.H. Nauli Siregar bersama warga berusaha mengusir tawon dari sekitar tubuh korban dengan membuat pengapian dan asap. Tapi naasnya tiba korban telah meninggal dunia saat pertolongan tiba,” imbuh Kasi Humas.

Baca Juga:  Bintara Angkatan 41 Polres Madina Santuni Anak Panti Asuhan Siti Aisyah Kab. Mandailing Natal

Kemudian Bhabinkamtibmas menghubungi tim Inafis Polres Tebing Tinggi. Dan setelah tim INAFIS tiba korban dievakuasi dan telah meninggal dunia.

“Saat ini jenazah sudah dibawa ke rumah korban dan keluarga tidak bersedia untuk dilakukan autopsi dan sudah diarahkan untuk membuat pernyataan,” terang Agus Arianto.

(TP/AH)

Komentar

Berita Terkini