oleh

Seorang Pria Ditangkap Petugas Satreskrim, Diduga Melakukan Pemukulan

ROKAN HILIR | TRANSPUBLIK.co.id – ES alias Adi Gumbrek warga Jalan Sei II Kelurahan Balai Jaya Kota, Kecamatan Balai Jaya, Kabupaten Rokan Hilir Riau dibekuk oleh petugas Satreskrim Polsek Bagan Sinembah, Jum’at (9/7/2021).

Pria berusia 44 tahun ini terpaksa diamankan lantaran diduga melakukan pemukulan terhadap LAS (35) yang tidak lain mantan istrinya. Kejadian ini berawal, pada saat korban sedang berjualan diwarungnya Jalan Lintas Bagan Batu Km. 5, Kelurahan Bahtera Makmur, Senin, (24/5/2021) sekira pukul 12.30 WIB.

Baca Juga:  Inspeksi Pasar Cisoka, Kapolresta Tangerang Bersama Pemkab dan Kodim Dorong Protokol Kesehatan Dijadikan Budaya

Kapolres Rokan Hilir AKBP Nurhadi Ismanto, SH, SIK dikonfirmasi, Sabtu (9/7/2020)melalui Kasubbag Humas Polres Rokan Hilir AKP Juliandi, SH bahwa saat ini pelaku penganiayaan sudah diamankan Polsek Bagan Sinembah setelah pemeriksaan lebih lanjut.

Penangkapan ini pasca laporan mantan istrinya ke Polsek berdasarkan LP/50/V/2021/SPKT/RIAU/RES ROHIL/SEKTOR BAGAN SINEMBAH Tanggal 24 Mei 2021. terkait tindak pidana penganiayaan yang dilakukan mantan suami.

Baca Juga:  Tim Opsnal Reskrim Polsek Bagan Sinembah Polres Rohil Berhasil Mengungkap Dugaan Tindak Pidana Pencurian dengan Pemberatan

Lebih lanjut dikatakan, kronologis kejadian sesuai laporan korban, berawal saat pelaku mendatangi warung milik korban yang tidak lain bekas mantan istri, tiba-tiba pelaku tanpa basa basi langsung memukul dengan membabi buta. Sehingga dileraikan beberapa warga saat dilokasi kejadian.

Namun tidak cukup penganiaya, pelaku nekat merampas barang-barang milik Korban / pelapor saat diwarungnya, seperti 1 buah dompet yang berisikan uang Rp. 3.000.000, dan 2 unit Handphone Android.

Baca Juga:  TMMD Kodim 0204/DS, Warga Desa Mabar Diberikan Pengetahuan Tentang Stunting

“Atas perbuatan mantan suaminya, korban mengalami luka pada bagian mulut / bibir dan keningnya dan Atas kejadian tersebut korban langsung visum dan melaporkan kepada pihak yang berwajib guna Pengusutan lebih lanjut,” jelas AKP Juliandi, SH.

Lanjut AKP Juliandi, “sesuai hasil pemeriksaan terhadap pelaku didapati tes urine pelaku positif mengandung Metaphetamine, dan saat ini pelaku dijerat dengan Pasal 351 KUHPidana,” tutup AKP Juliandi, SH.

(TP/Budi)

Komentar

Berita Terkini