oleh

Push Up dan Putar Balik Sanksi Sosial Bagi Warga yang Tidak Pakai Masker

TEBING TINGGI | TRANSPUBLIK.co.id – Operasi Yustisi Penyekatan Penggunaan Masker guna penanganan penyebaran Virus Corona (Covid-19) di wilayah hukum Polsek Padang Hilir Polres Tebing Tinggi dipimpin oleh Kanit Reskrim Ipda J. Manurung, Rabu (14/7/2021) pukul 20.00 WIB hingga 22.00 WIB.

Personil yang dilibatkan dalam Ops Yustisi ada sebanyak 7 personil Polri, 1 personil Satpol PP dan 2 personil LLAJ.

Push Up dan Putar Balik Sanksi Sosial Bagi Warga yang Tidak Pakai Masker

Adapun sasaran Ops Yustisi adalah setiap warga yang sedang melakukan aktifitas keluar rumah dengan memberi himbauan untuk tetap mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes).

Baca Juga:  Diduga 2 Pelaku Pencurian Sepeda Motor Berhasil Diamankan Polsek Rambutan

“Tapi sangat disayangkan, meski sudah selalu ingatkan namun masih saja ada warga yang kurang peduli akan prokes.

Oleh karena itu tindakan humanis yang dilakukan oleh personil kita adalah memberikan sanksi sosial berupa Push Up dan Putar Balik Kenderaan serta memberi Masker agar warga senantiasa mematuhi Prokes guna memutus mata rantai penyebaran virus Covid 19,” jelas Kanit Reskrim Polsek Padang Hilir, Ipda J. Manurung melalui Kasubbag Humas Polres Tebing Tinggi, Iptu Agus Arianto.

Baca Juga:  Diberikan Sanksi Tegas serta Denda Langgar Aturan PPKM Darurat, Terhadap Puluhan Pelaku Usaha.

Ops Yustisi berlangsung di Pos Ops Yustisi Penyekatan Penggunaan Masker Jl. Sutomo Kel. Tebing Tinggi Lama Kec. Tebing Tinggi Kota dengan sasaran para pengguna Jalan Raya baik Sepada Motor Roda 2,3,4 dan pejalan kaki yang melintas di Pos tersebut.

“Tanpa rasa bosan kita akan selalu memberikan himbauan kepada pelaku usaha mengenai Instruksi Gubenur Sumatera Utara Nomor 188.54/26 /Inst/2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat berbasis mikro dan mempersilahkan pengunjung yang tidak memakai masker agar meninggalkan tempat guna memutus mata rantai penularan Covid 19. Dari hasil giat yang dilakukan ada sebanyak 7 pelanggaran dengan memberi sanksi sosial berupa push up, kendaaran yang putar balik tidak ada (nihil),” tutup Kasubbag.

Baca Juga:  Pasangan Afrizal Sintong - H Sulaiman Melaksanakan Kampanye Dialogis di Kelurahan Bagan Hulu

(TP/AH)

Komentar

Berita Terkini