oleh

Petugas Pos PPKM Darurat  Kalibaru, Tak Dapat Menunjukkan Surat Hasil Swab Maupun Sertifikat Vaksin, Kendaraan Berplat Nomor Luar Daerah Diminta Putar Balik

BANYUWANGI | TRANSPUBLIK.co.id – Kegiatan penyekatan arus lalulintas terus digencarkan oleh Petugas Gabungan dari TNI-Polri di wilayah kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Kegiatan tersebut guna mendukung pelaksanaan PPKM Darurat yang diterapkan oleh pemerintah pusat sampai dengan tanggal 20 Juli 2021.

Seperti halnya yang dilakukan oleh petugas gabungan diantaranya, Polsek Kalibaru Polresta Banyuwangi, Koramil 0825/05 Kalibaru Kodim 0825 Banyuwangi, Dishub, Satpol PP, Puskesmas Kalibaru, para relawan
Pada pagi tadi, Selasa (6/7/2021) sekira pukul 08.00 WIB di Posko PPKM Darurat wilayah hukum Polsek Kalibaru, tepatnya di Jalan raya Jember-Banyuwangi, Petugas gabungan tersebut  melakukan penyekatan kendaraan yang masuk dari luar wilayah Kabupaten Banyuwangi.

Baca Juga:  Tercatat 9.705 Warga Sumut Ikuti Vaksinasi Merdeka Polri
Petugas Pos PPKM Darurat  Kalibaru, Tak Dapat Menunjukkan Surat Hasil Swab Maupun Sertifikat Vaksin, Kendaraan Berplat Nomor Luar Daerah Diminta Putar Balik
Petugas Pos PPKM Darurat  Kalibaru, Tak Dapat Menunjukkan Surat Hasil Swab Maupun Sertifikat Vaksin, Kendaraan Berplat Nomor Luar Daerah Diminta Putar Balik.

“Kami lakukan penyekatan dihari ke-4 ini dalam rangka menyikapi situasi saat ini karena Kabupaten Banyuwangi masuk di zona merah maka kami perketat untuk kendaraan dari luar daerah yang masuk,” Kata Kapolsek Kalibaru AKP Abdul Jabbar, S.H yang didampingi oleh Kanit Shabara Iptu Didik Arfan, bersama Kanit Binmas Aipda Hermansyah, saat di wawancarai Reporter media Trans Publik.co.id.

AKP Abdul Jabbar, S.H juga menjelaskan jika kendaraan plat nomor dari luar daerah yang tidak dapat menunjukkan surat hasil Swab maupun Pcr serta Sertifikat bukti kalau sudah divaksin, akan diminta untuk putar balik. Sementara untuk kendaraan angkutan seperti travel atau bus yang tidak mentaati protokol kesehatan juga akan diminta hal yang sama.

Baca Juga:  Kasdim 0808/Blitar Hadiri Upacara Hari Santri Nasional Tahun 2020

“Kapasitas juga akan kami periksa, artinya ketika travel atau bus yang berkapasitas diatas 50 persen dan tidak menerapkan prokes, kami juga akan tegas meminta untuk putar balik,” lanjutnya.

Pantauan Trans Publik,co.id  kegiatan penyekatan yang dilakukan oleh petugas gabungan di Pos PPKM Darurat pada  Selasa 6 Juli 2021 pagi tersebut sebanyak 3 kendaraan roda empat terpaksa diminta untuk memutar balik, semuanya kendaraan pribadi.

“Penyekatan ini akan terus kami lakukan sampai dengan tanggal 20 Juli mendatang sesuai intruksi. Dan kami tetep kedepankan sikap humanis tapi tegas. Yang kedapatan tidak mematuhi Protokol kesehatan ( Prokes Covid-19) kami akan tindak dengan memberi sanksi Push Up sebanyak 10 kali dan selanjutnya kami berikan masker gratis, ” kata AKP Abdul Jabbr, S.H.

Baca Juga:  Pengurus Toyota Hardtop Aceh (THA) Resmi Dikukuhkan

Dirinya menghimbau kepada masyarakat wilayah hukum Polsek Kalibaru atau masyarakat se-kecamatan Kalibaru,  untuk dapat menahan diri dulu ketika ingin melakukan perjalanan diluar kota maupun daerah dan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19 untuk kebaikan dan keselamatan bersama. Dan mari kita berdoa bersama-sama sesuai dengan agama atau keyakinan masing-masing. Supaya wabah pandemi Corono atau wabah Covid-19 ditambah lagi saat ini ada wabah varian baru, yakni Covid-19 varian Delta yang asalnya dari Negara India.

(TP/M. Sholeh)

Komentar

Berita Terkini