oleh

Perayaani Idul Adha, Dilarang Takbiran Keliling dan Sholat di Lapangan

PEMATANGSIANTAR | TRANSPUBLIK.co.id – Hasil rapat Wali Kota Pematangsiantar Dr H Hefriansyah, SE, MM bersama forkopimda di ruangan Data pemko pematangsiantar, memutuskan Perayaan Idul Adha tahun ini, Selasa (20/7/2021) masih dalam masa pandemi Covid-19. Di Kota Pematangsiantar, masih diberlakukan larangan Takbiran keliling dan menggelar sholat Idul Adha di lapangan.

Dalam rapat tersebut, Walikota Hefriansyah mengatakan sejauh ini sudah 40 ribu jiwa di Kota Pematangsiantar mendapatkan vaksin Covid-19. Namun, semuanya harus tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19. Ia berharap perayaan Idul Adha bisa dilaksanakan dengan baik dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang ketat.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kota Pematangsiantar Drs H Mhd Hasbi MH menerangkan, sesuai Surat Edaran Kemenag Nomor 15 Tahun 2021 tentang Sholat Idul Adha dan Kurban 1442 H, dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Pawai Takbiran tidak boleh dilaksanakan keliling, Takbiran hanya boleh diadakan di Rumah-rumah ibadah.

Baca Juga:  Satu Bulan Pisah Ranjang, Bapak Dua Anak Perkosa Nenek Kandung Usia 75 Tahun

Kemudian, pelaksanaan sholat Idul Adha tidak boleh di lapangan (tempat terbuka). Namun di rumah ibadah (Masjid / Musholla) boleh dilaksanakan. Namun tetap mematuhi protokol kesehatan yang ketat dengan menyediakan tempat cuci tangan dan mengenakan masker. Untuk pelaksanaan kurban, lanjutnya, juga wajib mematuhi protokol kesehatan.

Sementara itu, Dandim 0207/Simalungun Letkol Inf Roly Souhoka mengatakan pihaknya dari TNI mendukung sepenuhnya kebijakan Pemko Pematangsiantar.

“Mari kita ikuti peraturan yang sudah ditetapkan pemerintah Republik Indonesia terkait pelaksanaan sholat Idul Adha dan proses penyembelihan hewan kurban. Mari bersama-sama kita memberantas penyebaran Covid 19 di Kota Pematangsiantar yang kita cintai ini,” ucapnya.

Baca Juga:  Dua Tersangka Curanmor, Di Bekuk PolsekMedanTimur

Sedangkan Kasat Shabara Polres Pematangsiantar AKP Muri Yasnal SH menghimbau setiap jamaah sholat Id agar membawa perlengkapan masing-masing dan tetap mematuhi protokol kesehatan. Untuk pembagian daging kurban, pihaknya berharap diantar langsung kepada masyarakat.

“Menyambut Hari Raya Idul Adha 1442 H, saya mengimbau kepada masyarakat Kota Pematangsiantar, khususnya yang lanjut usia agar menjaga kesehatan. Jika merasa sakit, alangkah baiknya beribadah di rumah. Saat penyembelian hewan kurban dan pembagian daging kurban, hindarilah kerumunan dan selalu melakukan protokol kesehatan,” ucapnya.

Terkait Kota Medan yang sedang PPKM Darurat, Muri mengimbau masyarakat Kota Pematangsiantar agar jangan dulu berpergian ke Kota Medan, guna menghindari penularan Covid-19.

Baca Juga:  KabidHumasPoldasu : Sesuai Instruksi Gubsu Tentang PPKM  di Sumut Kembali Berlaku Mulai 18 Mei 2021,

Anggota DPRD Kota Pematangsiantar Arif Dermawan Hutabarat menyebutkan, pihak DPRD Kota Pematangsiantar mendukung sepenuhnya kebijakan Pemko Pematangsiantar dalam pelaksanaan sholat Idul Adha dan proses penyembelihan hewan kurban dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Turut hadir, Asisten II Pemko Pematangsiantar Zainal Siahaan SE MM, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pematangsiantar, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Pematangsiantar H Natsir Armaya Siregar, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemko Pematangsiantar Mardiana SH, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, TNI, Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, ormas Islam, dan camat se-Kota Pematangsiantar.

(TP/Apo)

Komentar

Berita Terkini