oleh

Pelatihan “WBA Speed Reading” atau Teknik Membaca Super Cepat Berjalan dengan Baik dan Sesuai dengan Prokes

MEDAN | TRANSPUBLIK.co.id – Telah dilaksanakan pelatihan bagaimana teknik atau cara membaca super cepat / Whole Brain Activation (WBA) Speed Reading Jalan Jend. Sudirman, tepatnya di Ballroom Diponegoro, Hotel Polonia Medan, Selasa (6/7/2021).

Acara pelatihan cara teknik membaca super cepat adalah kegiatan pelatihan yang perdana ada di Kota Medan.

Dalam pelatihan dihadirkan narasumber oleh Prof Toha Maksum yang diikuti oleh 43 peserta baik dari kalangan mahasiswa, guru, dosen, pelajar, orangtua dan dari lainnya.

Dalam pelatihan teknik membaca super cepat juga diajarkan bagaimana cara teknik membaca dengan 1000 halaman buku dalam waktu 10 menit dan 600 halaman dalam waktu hanya 15 menit saja.

Baca Juga:  Pangdam I/BB: Masyarakat Harus Taati Prokes dan Pelaksanaan PPKM Mikro

Acara kegiatan pelatihan ini dengan durasi sekitar 240 menit / 4 jam yang dimulai dari pukul 9.00 WIB hingga sekitar pukul 13.00 WIB.

“Dalam membaca harus teliti, dan harus mengerti, jangan takut untuk membaca. karena dengan adanya trik untuk membaca super cepat akan melatih otak kanan kita. Sehingga kita terbiasa untuk membaca dengan cepat,” ucap Prof Toha Maksum, dalam penjelasannya pada acara pelatihan tersebut.

Selanjutnya, “buku bisa dihafal, dan bagaimana cara teknik membaca super cepat. Meskipun umur sudah tua, jauh di atas umur 17 tahun, tapi bisa membaca seperti anak berumur 17 tahun saja,” ucapnya.

Setelah usai sesi 1 dalam pelatihan tersebut, para peserta sejenak santai dengan coffee break yang disediakan oleh panitia sekitar pukul 11.30 WIB.

Baca Juga:  Penyaluran BLT Dana Desa Berjalan dengan Lancar

Dan acara pelatihan dilanjutkan setelah coffee break pada pukul sekitar 12.00 WIB.

“Dalam teknik membaca super cepat, jangan takut dan salah untuk membaca. Kita  harus percaya diri dalam membaca,” ucap Prof Toha.

Lanjutnya, “Teknik membaca super cepat bisa membaca 1 halaman 1 titik, otak kanan membaca seperti Cctv,” ucapnya.

Ada beberapa peserta yang dihadirkan untuk maju ke depan ruangan pelatihan, dalam cara mempraktekkan teknik membaca super cepat.

Prof. Toha juga mengatakan bahwa, “dalam membaca, kita harus melibatkan diri kita hadir dalam cerita atau narasi isi buku tersebut, melalui imajinasi kita melatih otak kanan kita. Sehingga kita terbiasa membaca buku dengan super cepat,” ucapnya.

Baca Juga:  Tinjau PPKM, Danrem Himbau Warga Mari Kita Peduli dan Tegakkan Disiplin Prokes

“Dalam teknik membaca super cepat, dilarang keras membaca pelan pada saat membaca buku,” tutupnya.

Para peserta mendapat sertifikat setelah acara pelatihan, yang sebelumnya para peserta dikenakan biaya administrasi untuk mengikuti pelatihan sebesar Rp. 2 juta per orang nya.

Acara pelatihan selesai pada pukul 12.59 WIB. Dan dilakukan foto bersama untuk dokumentasi. Setelah itu dilakukan acara makan siang bersama di Ballroom Diponegoro, Hotel Polonia Medan.

Acara berlangsung dengan baik dan lancar. Dan kegiatan pelatihan dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan (prokes).

(TP/ES)

Komentar

Berita Terkini