oleh

Kerja Cerdas Satgas Kodim 0204/DS Gunakan Plastik Sebagai Lantai Dasar Pengecoran Jalan TMMD

TEBING TINGGI | TRANSPUBLIK.co.id – Ternyata inilah manfaat dari penggunaan plastik sebagai lantai dasar pembangunan jalan cor rigid beton pada lokasi sasaran fisik TMMD ke-111 TA 2021 Kodim 0204/DS di Dusun VIII Pagar Gunung, Desa Mabar, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Deliserdang.

Menurut penjelasan pengawas proyek dari Dinas PUPR Pemkab Deliserdang, plastik dapat digunakan sebagai lantai kerja cor beton yang berhubungan dengan tanah.

Baca Juga:  Kapolda Sumut: Desa Bingkat Harus Menjadi Pilot Project 'Kampung Paten' Untuk Desa Lain

“Fungsinya untuk menahan agar air semen tidak merembes ke dalam tanah, dan pemakaian plastik ini tergolong sebagai inovasi baru menggantikan material lantai kerja sebelumnya berupa screed atau cor beton berkualitas rendah,” ungkapnya, Rabu (7/7/2021).

Ada beberapa keuntungan menggunakan plastik sebagai lantai kerja cor beton. Yakni, biaya yang lebih murah dibanding lantai kerja menggunakan screed atau cor beton berkualitas rendah.

Baca Juga:  Polri | Kabid Humas Polda Sumut Melalui Dit Samapta Polda Sumut Himbauan Pada Warga - Masyarakat Tunda Mudik

Kemudian, waktu pemasanganya lebih cepat karena tinggal menghamparkanya saja ke lantai, serta pengadaan material plastik tergolong mudah didapat serta simple dalam penyimpanan.

“Sedangkan kerugiannya, plastik rawan sobek, sehingga perlu ekstra hati-hati saat menggunakannya sebagai lantai dasar cor beton,” jelasnya.

Sementara, Komandan SSK Satgas TMMD Kodim 0204/DS, Kapten Kav Ishak Iskandar menjelaskan, penggunaan plastik sebagai lantai dasar cor beton, juga untuk mempertimbangkan waktu pekerjaan pembangunan yang hanya satu bulan, di samping sebagai efesiensi biaya.

Baca Juga:  Rawat Jalan Umum, Bhabinkamtibmas Polsek Kalibaru dan Babinsa Koramil 0825/05 Kalibaru Bersama Warga Ngecor Jalan

“Dalam pembangunan jalan cor rigid beton sepanjang 2.545 meter dengan lebar 4 meter ini, kita harus bekerja cerdas. Artinya, waktu maksimal yang hanya sebulan harus bisa digunakan untuk merampungkan pekerjaan dengan tidak mengabaikan kualitas, tetapi juga tidak menyebabkan biaya tinggi (high cost),” pungkas Kapten Ishak.

(TP/AH)

Komentar

Berita Terkini