oleh

Kapolsek Panipahan Polres Rokan Hilir Melaksanakan Kegiatan Program Prioritas Kapolri Program No. XII

ROHIL | TRANSPUBLIK.co.id – Kapolsek Panipahan Polres Rokan hilir melaksanakan kegiatan Program Prioritas Kapolri Program No. XII Terapkan Restoratif Justice sebagai bentuk Penyelesaian Perkara untuk Menciptakan Penegakan Hukum yang Berkeadilan yaitu Kegiatan Problem solving, tipiring (tindak pidana ringan) di masyarakat, mediasi sebagai basis resolusi.

Kegiatan problem solving, Sabtu (3/7/2021) sekitar pukul 10.25 WIB yang dipimpin oleh Bhabinkamtibmas Kep. PALIKA BRIPKA IHSAN.

Kapolres Rokan hilir AKBP Nurhadi Ismanto SH SIk yang di konfirmasi Minggu (4/7/2021) melalui Kasubbag Humas Polres Rokan Hilir AKP Juliandi, SH membenarkan hal tersebut.

Baca Juga:  Satresnarkoba Polres Rokan Hilir Berhasil Menangkap Terduga Tiga Pria Saat Akan Transaksi Sabu

Julian memaparkan, “pada hari Sabtu, 3 Juli 2021 sekira Pukul 09.00 Wib di Jl. Lintas Desa RT 02 RW 17 Dusun Sungai Siakap Kep. Palika Kec. Palika Kab. Rokan Hilir telah terjadi Kesalahpahaman yang dilakukan oleh Pelaku PRIHATIN(34) warga jln Inpres RT 02 RW 01 dusun Simpang empat Kep Palika Kec Palika dan korban Baharudi (47) warga Jl. Poros RT 02 RW 17 Dusun Sungai Siakap Kep Palika, Kec Palika.

Baca Juga:  Kapolres Mandailing Natal Gelar Doa Bersama dan Santuni Anak Yatim Piatu Untuk Memasuki Rumah Dinas

Lanjut AKP Juliandi Pelaku ingin melakukan penganiayaan terhadap korban namun dipisahkan oleh Sdr. Fadli Tambunan dan Karyo Jumah, maka perkelahian tidak terlaksana, kemudian pelaku dan korban dibawa oleh kepala dusun untuk menyelesaikan secara kekeluargaan dan Kedua belah pihak berkeinginan agar masalah ini diselesaikan dengan cara kekeluargaan ,Kedua belah pihak masing-masing berjanji tidak akan mengulangi lagi,Memberikan penjelasan perkara, sejelas jelasnya sesuai fakta di lapangan dan duduk permasalahan agar tidak terjadi perselisihan dan isu negatif di masyarakat.

Baca Juga:  Polres Rokan Hilir Telah Menyiapkan Tempat Isoter

“Memberikan saran dan pendapat agar permasalahan di selesaikan secara kekeluargaan karena kedua belah pihak masih satu kampung,” ucapnya.

“Membuat surat kesepakatan perdamaian yang berkeadilan tanpa ada berat sebelah dan capai mufakat, bahwa dengan kesadaran tanpa paksaan, kedua belah pihak sepakat tidak melanjutkan permasalahan tersebut ke Hukum, dan menyelesaikannya secara kekeluargaan, dengan membuat surat perdamaian yang disaksikan oleh Bhabinkamtibmas Pasir Limau Kapas, BRIPKA IHSAN,” tutup AKP Juliandi, SH.

(TP/Budi)

Komentar

Berita Terkini