oleh

Irsan Efendi Nasution : Kita Harus Patuhi Protokol Kesehatan

transpublik.co.id | PADANGSIDIMPUAN – Kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan menjadi kata kunci dalam upaya pencegahan Covid-19 di Kota Padangsidimpuan.

Hal itu disampaikan Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasition, Kamis (1/7/2021).

Karena tidak patuh dalam menjalankan prokes, ini menjadi salah satu faktor penyebab Padangsidimpuan berstatus zona merah Covid-19 atau wilayah dengan risiko penularan virus corona yang tinggi.

Baca Juga:  Ramadhan Ditengah Covid-19, Relawan SSA Bagi-Bagi Ratusan Takjil

“Indikatornya tidak jauh dari faktor itu, tingkat kepatuhan (protokol kesehatan) menurun,” ujar Walikota.

Usai mengumumkan Kota Padangsidimpuan berada pada zona merah, beliau bersama Dandim 0212/TS Rooy Chandra Sihombing beserta Kapolres Padangsidimpuan Juliani Prihatini pimpin razia Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan Razia Masker.

Baca Juga:  Penanganan Covid-19 dan Pelayanan Administrasi Kependudukan di Kecamatan Medan Selayang Berjalan dengan Baik

Berbagai tempat berkerumun dibubarkan, sebagian diantaranya disegel untuk sementara waktu karena enggan mematuhi peraturan yang telah ditetapkan oleh Gugus Tugas.

Baca Juga:  Kunjungan Ibu Bupati Kabupaten Labusel Sebagai Pendiri YKI dan LKS Desa Tanjung Medan Kecamatan Kampung Rakyat Kabupaten Labusel

“Peningkatan grafik kasus Covid-19 yang terus menerus meningkat di Kota Padangsidimpuan dikhawatirkan akan lebih banyak memakan korban. Untuk itu, meskipun tindakan ini menimbulkan pro dan kontra namun harus kita jalankan, karena keselamatan warga adalah hukum tertinggi”, tandas Walikota.

(TP/Heri) 

Komentar