oleh

Di Duga Pihak RS Royal Prima memaksa Membayar Tunai 1,5 jt yg Terkena covit 19

Medan |Transpublik.co.id-Pihak Rumah Sakit mengatakan kepada keluarga Korban Covit 19,Klu ikut Mematuhi Undang2 Prokes,maka Biaya apa pun Tidak Di Bebankan sepeser pun,” Kata Salah Satu pegawai RS ROYAL PRIMA,30/62021

Maka keluarga Korban Covit,Bernat Sitompul
(korban Covit 19) menyerahkn korban covit 19 Ke pihak Rumah Sakit Untuk Di makamkan di Pemakaman masall Yg Berada di Binjei.

“,Setelah keluarga korban Bergerak jln, Menuju Kepemakaman yg Di Sarankan,Tiba2 Ada Telpon dari Pihak Rumah Sakit,Menagih untuk pembayaran Mobil Ambulance 1,5 ,jt,Namun karna masi Ada potongan dri Askes,Maka keluarga Dengan Terpaksa membayar 1 jt,Pihak Rumah sakit,mengatakan jika Tidak Di bayar Uang Ambulnce Maka mayat Tidak Bisa di Berangkatkn pada saat tgl,hari 29/06/2021selasa,

Baca Juga:  Pengendara Sepeda Motor Yamaha Vixion 'Tewas' Setelah Gagal Melewati Kendaraan Lainnya

“,Wartawan Keluarga Korban Berusaha Mendapatkan Info namun ibuk Eva Sebagai Kariawan Atasan kasir,Mengatakan supaya Memafkan kesalahan Bawahanya,
“Maafkan kamai ya pak Sudah Salah”
Kata buk Ev.

Baca Juga:  SAFARI KEBHINEKAAN FKSIB-SU BERSAMA PARA TOKOH PEMUKA AGAMA DI SUMUT

“,Ev sebagai Atasan kasir Kalau Di luar kota harus bayar uang transportasi,1jt,Sementara,keluarga Corban Hanya Di Beri Tahu kalau ikut mematuhi prokes, Tidak Di pungut biaya sepeserpun, pihak Rumah Sakit yang Menentukan Harus Di Daerah Binjei.Pemakaman masall covit 19, Maka pungutan pun Tidak Ada.”Hasil Rekaman korban Covit 19,Namun Buk Ev Sebagai Atasan Memaksa Harus Membayar 1 jt rupiah,itu Memang undang2 Dari pemerintahan ketus Bu Ev.

Baca Juga:  4 Jurkam AMAN Gebrak Desa Teluk Merbau Kubu

“,Ev merasa Membenarkan Tindak lanjutnya kalau korban Wajar membayar uang Trasportasi sebayak 1jt itu, walau Info Sebelumny Suda Di sepakati Tidak Ada pungutan dari Pihak Rumah sakit untuk Korban Covit 19.
Meski sudah mematuhi Prokes…

( TimWork)

Komentar

Berita Terkini