oleh

Waooo!!! Hari ini, Pemdes Banyuanyar Gelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa

BANYUWANGI | TRANSPUBLIK.co.id Dalam upaya mewujudkan peningkatan kinerja dan kapasitas aparatur desa, hari ini Kamis (17/6/2021) sekira pukul 08.35 Wib, Pemerintah desa Banyuanyar,  kecamatan Kalibaru, kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur menggelar kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas aparatur desa bertempat di ruangan sekolah TK Surya Abadi yang lokasinya berdekatan dengan kantor desa setempat. Pantauan Repoter media Trans publik.co.id di lokasi, kegiatan tersebut nampak dipimpin oleh Sekcam Kalibaru, Vriko Prihandoko dan diikuti langsung oleh Kepala desa Banyuanyar beserta jajaran perangkat desa.

Adapun tujuan dilangsungkannya kegiatan pelatihan itu sendiri tidak lain guna tercapainya peningkatan kapasitas aparatur pemerintah desa di dalam proses penyelenggaraan pemerintah desa dan pelaksanaan pembangunan desa. Oleh karenanya, regulasi pemerintahan sudah seharusnya dapat di pahami oleh semua aparatur desa.

Baca Juga:  Tim Gabungan Penanganan Covid-19 Melaksanakan Imbauan Gunakan Masker kepada Warga yang Melintasi Arus Jalan Lintas Kalbar

Sementara itu pada kesempatan tersebut, Kepala desa Banyuanyar, H.Supardi mengatakan, dalam hal penyelenggaraan pemerintahan desa yang terpenting adalah bagaimana pemerintah desa mampu meningkatkan kesejahteraan desa dan mampu meningkatkan daya saing desanya. Maka dari itu, penting kiranya dilakukan pelatihan dan pembinaan terhadap Kepala desa dan seluruh perangkat desa, agar dapat meningkatkan sistem manajemen pemerintahan desa yang baik. Untuk itu, dengan terselenggaranya kegiatan Pelatihan Peningkatan Kapasitas aparatur desa ini diharapkan para aparatur di desanya akan lebih memahami tentang tugas pokok dan fungsinya masing-masing.

Baca Juga:  Kemenkeu Dukung Penyederhanaan Rupiah

”Tujuan utamanya, agar dapat terwujudnya sistem pemerintahan desa yang baik dan akuntabel. Selain itu, terdapat beberapa materi yang dipaparkan dalam pelatihan ini, diantaranya tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja (STOK), Perencanaan Pembangunan Desa (PPD) dan Pengelolaan Keuangan Desa (PKD) dan juga Pengembangan Ekonomi Desa (PED),” terangnya.

Lebih lanjut dikatakan H.Supardi, dengan digelarnya kegiatan pelatihan ini tidak lain dalam upaya meningkatkan kinerja dan kapasitas aparatur desa dilingkungan pemerintahan desanya. Untuk itu, Pemerintah desa (Pemdes) sudah seharusnya memiliki tata kelola yang terukur serta manajemen yang baik dalam menjalankan roda pemerintahan di desa.

Terutama harus memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni dan mampu berakselerasi dengan kemajuan teknologi. Seperti halnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, dan desa harus memiliki sistem kearsipan yang baik. Selain itu, perangkat desa pun harus mampu menyusun program pembangunan secara mandiri, terukur dan profesional.

Baca Juga:  Komsos Dapat Motivasi Petani Cabe di Lokasi TMMD 112 Pakpak Bharat Oleh Prajurit Yonzipur 1/DD

”Kegiatan ini merupakan momentum untuk peningkatan kapasitas perangkat desa. Dimana untuk saat ini desa juga dituntut untuk mampu mengelola anggaran yang cukup besar, sehingga Kepala desa dan perangkat desa harus benar-benar memahami setiap regulasi yang berlaku,” jelasnya.

Pantauan Reporter media ini di lokasi, acara pelatihan itu tetap mematuhi Protokol kesehatan ( Prokes) Covid-19.

(TP/M. Sholeh)

Komentar

Berita Terkini