oleh

Pos TNI AL Muncar Amankan Sekoci Karet Hasil Temuan Warga Nelayan

BANYUWANGI | TRANSPUBLIK.co.id – Pada Minggu (20/6/2021) – Telah diamankan sekoci karet bertuliskan “Blue Gum” warna biru putih oleh Pos TNI AL Muncar Lanal Banyuwangi, hasil temuan warga nelayan Muncar saat mencari ikan pada hari Kamis tanggal 17 Juni 2021 sekira pukul 15.00 WIB di perairan Muncar.

Saat ditemukan oleh Mispan dan Atim, sekoci mengapung tanpa awak dan mesin tempel terombang-ambing di laut pada koordinat 42° 742′ T 55° 890′ B, Karena saat ditemukan oleh nelayan tersebut baru berangkat bekerja dan masih belum mendapatkan ikan, sehingga sekoci karet temuannya itu dinaikkan ke perahunya, kemudian mereka berdua meneruskan bekerja mencari ikan.

Baca Juga:  Diduga Maling Alat Pengukur Suhu Badan Ditangkap oleh Polisi
Pos TNI AL Muncar Amankan Sekoci Karet Hasil Temuan Warga Nelayan
Pos TNI AL Muncar Amankan Sekoci Karet Hasil Temuan Warga Nelayan.

Baru pada hari Sabtu tanggal 19 Juni 2021 sekira pukul 06.00 WIB Mispan dan Atim selesai mencari ikan dan kembali ke pelabuhan Muncar. Setibanya di pelabuhan Muncar dua orang nelayan tersebut bergegas melaporkan hasil temuannya itu kepada anggota Pos TNI AL Muncar.

Baca Juga:  Bupati Tapanuli-Utara "Pangan Aman Kita Kuat"

Menerima laporan tersebut anggota Pos TNI AL Muncar langsung menuju lokasi dan mengamankannya, menurut keterangan Letda Laut (P) Triyono selaku Komandan Pos TNI AL Muncar, Bahwa benar ada laporan warga nelayan tentang penemuan sekoci karet tanpa awak dan mesin tempel mengapung di laut.

Baca Juga:  Pemerintah Kabupaten Tangerang Targetkan 15 Ribu Orang Tervaksinasi Covid-19 dalam Satu Hari

“Setelah menerima informasi tersebut kami langsung melaporkan kejadian itu kepada Danlanal Banyuwangi, selanjutnya mendatangi lokasi, untuk kemudian mengamankan hasil temuan itu di kantor Pos TNI AL Muncar,” terangnya.

“Kemungkinan besar sekoci itu milik warga sini, kami perintahkan kepada anggota untuk terus melakukan pemantauan tentang perkembangan penemuan tersebut, apalagi disekitar sini ada budidaya mutiara, tidak menutup kemungkinan sekoci karet itu milik mereka,” ujarnya.

(TP/M. Sholeh/IF)

Komentar

Berita Terkini