oleh

Jembatan Hampir Rampung, Satgas TMMD Kerahkan Alat Berat untuk Cegah Longsor

TEBING TINGGI | TRANSPUBLIK.co.id – Proses pengerjaan salah satu jembatan di Dusun VIII Pagar Gunung, Desa Mabar, Kecamatan Bangun Purba pada pelaksanaan TMMD ke-111 Kodim 0204/DS membutuhkan penangangan ekstra.

Pasalnya, jembatan itu memotong aliran anak sungai sehingga dikuatirkan akan longsor tergerus air. Untuk itulah diperlukan upaya khusus agar jembatan kokoh dan tahan lama.

Untuk pengerjaan penahan longsor itulah dikerahkan satu unit backhoe excavator. Selain untuk mengatur ketinggian kontur tanah, alat berat itu juga untuk membuat benteng penahan air agar aliran anak sungai tidak meluber ke badan jalan.

Baca Juga:  Mapoldasu | Kapoldasu Dampingi Gubsu, Pelaksanaan Apel Antisipasi Bencana Alam Wilayah Sumut

“Proses pembuatan benteng penahan air ini penting dan mutlak dilakukan. Kita tidak ingin usia jembatan ini hanya sebentar dan begitu kita tinggalkan cepat rusak,” ujar salah seorang personel Satgas, Sabtu (19/6/2021).

Satgas juga berharap warga tetap merawat jembatan setelah pelaksanaan TMMD selesai. Harapan itu disampaikan agar kerja keras para prajurit untuk membangun desa terpelosok di Desa Mabar, Kecamatan Bangun Purba ini tidak sia-sia dan bisa dinikmati oleh masyarakat untuk jangka waktu cukup lama.

Baca Juga:  Pak Brutu Bersyukur Kepada TNI Karena Menerima Bantuan Sembako

Seperti diketahui, pada TMMD ke-111 Kodim 0204/DS ini, salah satu sasaran fisiknya adalah pembuatan empat unit jembatan. Masing-masing Jembatan STA 2+200 ukuran panjang 6 meter dan lebar 5 meter.

Baca Juga:  Ketua Asosiasi Pemerintahan Desa (APD) Simalungun Bantah Adanya Biaya yang Diwajibkan Kepada Panghulu Dalam Simalungun Road Race Seri I 2020

Kemudian jembatan STA 2+421 ukuran panjang 2,5 meter dengan lebar 4 meter, jembatan STA 3+380 ukuran panjang 2,5 meter dan lebar 4 meter dan jembatan STA 4+250 ukuran panjang 6 meter dan lebar 5 meter.

(TP/AH)

Komentar