oleh

Forpimka Kalibaru Gelar Rakor Bahas Penanganan Banjir di Wilayah Desa Kalibarukulon dan Desa Kalibaruwetan

BANYUWANGI | TRANSPUBLIK.co.id – Camat Kalibaru, Ahmad Nuril Fallah memimpin rapat koordinasi terkait permasalahan banjir yang terjadi di Desa Kalibarukulon dan Desa Kalibaruwetan serta di Jalan raya nasional lintas Provinsi, Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Rakor yang di selenggarakan di Rumah Serangga ( RS) desa Kalibarukulon,  Kecamatan Kalibaru tersebut dihadiri oleh Camat Kalibaru Ahmad Nuril Fallah, Kapolsek Kalibaru AKP Abdul Jabbar, S.H, Danramil Kalibaru Kapten Kav Mathori, Anggota DPRD Banyuwangi Fraksi PPP Syamsul Arifin, S.H, Anggota DPRD Banyuwangi Fraksi Gerindra Abdul Ghofur, Kepala stasiun Kereta Api (KA) Kalibaru Daop Jember Andhika, Sekdes Kalibaruwetan Hendra Laksono, Kepala desa Banyuanyar H. Supardi, Kanit Binmas Polsek Kalibaru Aipda Hermansyah, S.H, Kasi Pemerdayaan Masyarakat Kecamatan (PMK) dan pemilik atau pengelola cafe Rumah Serangga.

Forpimka Kalibaru Gelar Rakor Bahas Penanganan Banjir di Wilayah Desa Kalibarukulon dan Desa Kalibaruwetan
Forpimka Kalibaru Gelar Rakor Bahas Penanganan Banjir di Wilayah Desa Kalibarukulon dan Desa Kalibaruwetan.

Dalam sambutannya, Camat Kalibaru Ahmad Nuril Fallah menyampaikan bahwa kondisi di desa Banyuanyar, desa Kalibarukulon, dan desa Kalibaruwetan  saat ini sangat memprihatinkan, hampir di dua desa tersebut, yakni desa Kalibarukulon dan desa Kalibaruwetan  yang sering terendam banjir dan airnya berasal dari desa Banyuanyar.

Baca Juga:  Poldasu | Kapoldasu Berikan Pengarahan Terhadap Personil Dit Lantas Poldasu

Selain itu, banjir juga menenggelamkan jalur nasional sehingga arus transportasi menjadi terhambat dan juga perjalanan Kereta Api. Banjir yang terjadi di dua desa   yang saat ini disebabkan oleh beberapa hal diantaranya  air kiriman dari desa Banyuanyar dan meluapnya sungai ataupun saluran drenase, sehingga air masuk ke pemukiman warga serta menggenangi Jalan raya Provinsi dan yang sangat miris sekali air menggenangi Kantor Polsek Kalibaru.

Dengan kondisi yang seperti ini, Camat Kalibaru Ahmad Nuril Fallah mengajak seluruh pimpinan wilayah Kecamatan dan beberapa Kepala desa yang terdampak banjir untuk bersama-sama berdiskusi guna mencari solusi untuk, mengatasi permasalah banjir.

Sementara itu menurut Kapolsek Kalibaru, AKP Abdul Jabbar, S.H disela-sela rapat menyampaikan, untuk mengatasi permasalahan banjir di wilayah dua desa ini,  diperlukan suatu perencaaan yang akan dilaksanakan kemudian mekanismenya pelaksanaanya harus tepat karena keadaan ini terjadi setiap tahun.

Selain itu, Kapolsek juga menyampaikan, agar dilakukan patroli bersama untuk meninjau kondisi titik-titik yang sering di landa banjir.

Baca Juga:  Polda Sumut | Dit Samapta Polda Sumut Bagikan Sembako Kepada Kurang Mampu Warga Masyarakat

Hal ini merupakan salah satu upaya pencegahan terjadinya yang dapat mengakibatkan banjir. “Perlu adanya koordinasi dengan Kepala Desa agar menyampaikan kepada warganya untuk tidak membuang sampah di saluran drenase atau sungai dan juga mengintrusikan kepada warganya untuk melakukan kegiatan kerja bakti setiap Juma’at pagi,” pungkas Kapolsek.

Ditempat yang sama anggota DPRD Fraksi PPP kabupaten Banyuwangi, Syamsul Arifin, S.H mengatakan, beberapa persoalan dan aspirasi masyarakat melalui Forpimka dan kepala desa yang disampaikan kepada saya,  tentunya sudah kita cacat dan nantinya hasil  ini akan kita bahas dalam rapat paripurna,” ungkap Syamsul Arifin.

Kita sangat prihatin sekali dengan masyarakat dan keluhan-keluhan beliau -beliau para Kepala desa yang terdampak banjir dan yang mengeluhkan masalah banjir. Untuk itu, kita akan memperjuangkan keluhan masyarakat  ini. Sebenarnya, masyarakat sekarang ini sangat membutuhkan masalah insprastruktur yang bisa mengatasi masalah banjir. Masyarakat sekarang ini tidak butuh gedung megah ataupun pembangunan perkantoran yang Wah, tetapi masyarakat sekarang ini butuh pembangunan drainase yang paling dibutuhkan oleh masyarakat. “Dan saya akan siapkan 3 titik untuk pembangunan sodetan atau drenase penanganan banjir,” ungkap Syamsul Arifin, S.H.

Baca Juga:  Polres Tebing Tinggi Melalui Polsek Tebing Tinggi Melaksanakan Patroli Dialogis Bersama 3 Pilar

Pada sambutan terakhir Danramil 0825/05 Kalibaru Kapten Kav Mathori menyampaikan,” tindakan Mitigasi bencana sangat penting dilaksanakan guna meminimalisir terjadinya kejadian serupa di wilayah Kecamatan Kalibaru (tindakan Preventif), Dalam penanganan bencana banjir yang terjadi di Kecamatan Kalibaru, khususnya di wilayah desa Banyuanyar, desa Kalibarukulon, desa Kalibaruwetan harapan kami kepada seluruh stekholder bisa bersama sama melakukan penanganan demi tercapainya tujuan yang kita inginkan bersama yaitu konduksif.,”ujar Danramil 0825/05 Kalibaru, Kapten Kav Mathori.

Menurut Danramil 0825/05 Kalibaru, alhamdulilah dari hasil rapat malam ini, sudah ada beberapa jalan keluar, yakni anggota DPRD kabupaten Banyuwangi dari Fraksi PPP, Syamsul Arifin, S.H telah menyanggupi untuk normalisasi atau pembangunan di tiga titik,” kata Danramil.

Danramil 0825/05 Kalibaru Kapten Kav Mathori mengatakan Kegiatan Rapat tersebut yang dilaksanakan merupakan tindak lanjut kejadian banjir kemarin.

(TP/M. Sholeh)

Komentar

Berita Terkini