oleh

Dispora Banyuwangi, Arti Penting Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara untuk Generasi Pemuda

BANYUWANGI | TRANSPUBLIK.co.id – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Banyuwangi menggelar kegiatan wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Tahun 2021 sebanyak lima kali dan kegiatan wawasan kebangsaan dan bela Negara tersebut digelar di Gor Tawangalun, yang berlokasi di wilayah Kecamatan Giri Kabupaten Banyuwangi, Kamis (25/6/2021) kemarin.

Hadir sebagai narasumber, H. Sholehuddin dan Fajar Isnaeni, S.E, M.M serta Kadispora Banyuwangi selaku penyelenggara Drs Zen Kostolani, M.Si yang didampingi oleh Kabid Penyadaran dan Pemberdayaan Pemuda, Tedy Radiansyah, S. STP dan tamu undangan. Acara dibuka dengan pembacaan doa dilanjutkan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya.

Dispora Banyuwangi, Arti Penting Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara untuk Generasi Pemuda
Dispora Banyuwangi, Arti Penting Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara untuk Generasi Pemuda.

Dalam sambutannya Kepala Dispora yang dibacakan Kepala bidang Penyadaran dan Pemberdayaan Pemuda kabupaten Banyuwangi Tedy Radiansyah, S.ST mengatakan betapa pentingnya kegiatan wawasan kebangsaan dan bela negara ini.

Permasalahan yang dihadapi pemuda dewasa ini dimasa depan bersifat kompleks dan membutuhkan penanganan masalah secara komprehensif terutama aspek pengembangan kualitas SDM, Namun ada berbagai tantangan yang dihadapi para pemuda dalam mengatasi berbagai ancaman baik di bidang politik, ekonomi, pertahanan dan lain-lain.

Ancaman dibidang ekonomi berupa semakin menguatnya dorongan untuk diberlakukannya sistem ekonomi perdagangan bebas, bidang politik berupa semakin kuatnya dominasi pihak asing, hingga dibidang militer diantaranya ancaman terhadap integritas teritorial Indonesia.

Baca Juga:  Patroli Gabungan Personil Polres Madina Bersama TNI Sekaligus Membagikan Masker Gratis kepada Warga Masyarakat

Kesemua ancaman tersebut merupakan ancaman nyata yang harus dihadapi tidak hanya saat ini, namun juga hingga masa depan nanti. Ancaman yang juga nantinya harus dihadapi oleh para pemuda sebagai pewaris keberlangsungan bangsa ini. Untuk itulah para pemuda perlu dibekali pemahaman yang benar tentang wawasan kebangsaan dan bela negara sehingga pada saatnya nanti siap menerima estafet kepemimpinan bangsa dan negara tercinta Indonesia.

Diharapkan para pemuda memiliki kualitas kepemimpinan yang handal untuk berkiprah dalam pembangunan nasional secara umum di masa sekarang dan akan datang.

Sebagai  penerus pemimpin masa depan yang berwawasan kebangsaan dan memiliki ketahanan nasional yang tangguh dalam bingkai NKRI.

Sementara H Sholehuddin sebagai narasumber dalam menyampaikan materi wasbang dan bela negara mengatakan, wawasan kebangsaan dapat memberikan jaminan atas tercapainya kepentingan nasional baik kedalam maupun keluar. Hal ini berarti bahawa wawasan kebangsaan memberikan gambaran dan arah yang jelas begi kelangsungan hidup bangsa, sekaligus perkembangan kegidupan bangsa dan negara di masa depan.

Era reformasi dan demokrasi harus tetap berjalan. Namun penataan kehidupan berbangsa dan bernegara harus berjalan diatas rel kesepakatan bersama yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Baca Juga:  Viral Hiu Tutul Muncul di Tanjung Kait Tangerang, Warga Diminta untuk Berhati-hati

Pancasila sebagai landasan pertama, menjadi dasar bagi memantapkan pemahaman konsepsi wawasan kebangsaan, UUD 1945 sebagai landasan konstitusional yang merupakan sumber hukum tertinggi dari hukum yang berlaku di Indonesia.

Nara Sumber yang kedua Fajar Isnaine, S.E, M.M mengatakan, berbicara tentang wasbang tidak terlepas dari rasa cinta kita kepada bangsa indonesia yang banyak memiliki keanekaragaman dan kekayaan alam. Wasbang lahir pada saat sumpah pemuda 28 oktober 1928 yang mengandung makna untuk bersatu pemuda indonesia.

Pantingnya wasbang ini karena kondisi bangsa indonesia saat ini mengalami krisis ideologi, krisis politik, krisis sosial budaya hal ini menimbulkan banyaknya yang memecah belah bangsa indonesia.

Kondisi pertahanan kita juga terkikis, untuk itu diharapkan meningkatkan kembali wasbang dalam rangka menghadapi musuh bersama seperti maraknya berita-berita hoaks yang bermunculan di medsos dengan tujuan memecah belah bangsa indonesia.

Dengan adanya kegiatan wasbang dan bela negara ini dapat mempersatukan bangsa indonesia dan menangkal musuh-musuh yang merongrong bangsa Indonesia tercinta ini.

Diakhir acara, Kadispora Banyuwangi Drs Zen Kostolani, M.S.i menyampaikan, dalam suksesnya terselenggaranya perjalanan kegiatan wawasan kebangsaan ini kami menyampaikan ucapan Terimakasih yang sebesar- besanya kepada rekan-rekan serta kepada keluarga besar Dispora yang sudah berkerja keras dalam suksesnya acara ini.

Baca Juga:  Sepeda Motor Kecelakaan Tunggal di Simpang Tiga Desa Tangga Batu 

“Dan kami ucapkan Terimakasih pula kepada para nara sumber dan juga kepada para tamu undangan, serta para peserta acara wawasan kebangsaan ini. Serta saya berharap dan menghimbau kepada seluruh tamu undangan dan seluruh para peserta, untuk selalu mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19, yakni salah satunya dengan memakai masker didalam rumah maupun diluar rumah. Itu semua demi mencegah penularan wabah pandemi Corona atau Covid-19 serta keselamatan diri kita sendiri dan keluarga.Dan semoga pandemi Covid-19 ini segera sirna dari muka bumi tercinta ( Bumi Pertiwi Indonesia) khususnya bumi Blambangan Banyuwangi yang kita cintai ini,” pungkas Drs Zen Kostolani, M.Si diakhir acara kepada Reporter Trans Publik.co.id.

Pantauan Reporter Trans Publik.co.id di lokasi, acara tersebut dihadiri oleh Camat Giri, Kapolsek Giri, Danramil Giri, Kepala Desa se-Kecamatan Giri, serta perwakilan pemuda-pemudi ditiap-tiap desa se-Kecamatan Giri. Dan acara wawasan kebangsaan dan bela negara itu diikuti kurang lebih 200 peserta dan dihibur oleh tari-tarian seni Gandrung Banyuwangi. Serta acara itu tetap mematuhi Protokol kesehatan Covid-19.

(TP/M. Sholeh/Ismanto,ti)

Komentar

Berita Terkini