Mardi Diamankan Polres Dairi, Dugaan Penghinaan Suku Melalui Media Sosial

Mardi Diamankan Polres Dairi, Dugaan Penghinaan Suku Melalui Media Sosial
Mardi Diamankan Polres Dairi, Dugaan Penghinaan Suku Melalui Media Sosial
Bagikan:

DAIRI | TRANSPUBLIK.co.id Polres Dairi telah mengamankan Mardi Situngkir (45), karyawan bagian pelayanan teknik Perusahaan Listrik Negara (PLN) Silalahi, Kecamatan Silahisabungan yang dilaporkan atas dugaan penghinaan terhadap suku Pakpak melalui Media Sosial (Medsos) milik akun Facebooknya.

AKBP Leonardo D Simatupang SIK selaku Kapolres Dairi yang didampingi Kasat Reskrim yakni AKP Junisar Rudianto Silalahi dan Kasubbag Humas Iptu Doni Saleh kepada Awak Media mengatakan, bahwa pelaku penghinaan telah diamankan dari rumahnya di Desa Paropo, Kecamatan Silahisabungan, Kabupaten Dairi, Selasa (25/2/2020) sekitar pukul 03.00 WIB.

Mardi Situngkir diamankan karena adanya laporan dari Ketua Pengurus Besar Lembaga Kebudayaan Pakpak (PB LKP) Kabupaten Dairi yakni Raja Umar Ujung dan Ketua Rempu Pemuda Suak Pakpak Simsim (DPP-RPSPS), Kabupaten Pakpak Bharat, Selloh Cibro, Senin (24/2/2020).

Tersangka membuat penghinaan yang dibuat melalui status akun Facebooknya yang mengatakan, “Suku Pakpak Koxxxx, gak bexxxxx, ke Anxxxx, Sor jumpai q di Simpang Salak, baxx ko hexxx Pakpak”.

“Tersangka akan dikenakan Pasal 28 Ayat (2) Yo Pasal 45A Ayat (2) dari Undang-Undang RI Nomor 14 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008, tentang informasi dan transaksi Elektronik (UU ITE). Setiap orang yang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras dan antar golongan (SARA) maka dapat dihukum dengan tindak pidana tersebut,” ucap Kapolres Dairi.

Atas perbuatannya pelaku terancam hukuman 5 tahun penjara.

(tp/kabiro dairi/herwindo hutagalung)

Bagikan:

Redaksi Trans Publik News

KOMENTAR

%d blogger menyukai ini: