Pejuang Islam Nusantara (PIN) dan Forum Nahdliyyulin Bersatu Sumatera Utara Rapat Bersama dan Melakukan Konfrensi Pers Dugaan Kata-kata Penghinaan

TransPublik.co.id, MedanPejuang Islam Nusantara (PIN) dan Forum Nahdliyyulin Bersatu Sumatera Utara kemarin rapat bersama dan melakukan konfrensi pers di PC NU, Jl. Palang Merah Medan, Jum’at (10/1/2020).

Rapat bersama ini menyikapi dugaan tentang ucapan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi yang menghujat GP. Ansor dengan kata-kata pelacur, kemudian juga menyinggung tentang KH. Ma’ruf Amin.

Banyak dugaan hal yang dihujat oleh Gubernur pada rekaman saat Panitia Konferensi Wilayah GP. Anaor Sumut. Ust. Agus Rizal Koto selaku pemegang Mandat Pejuang Islam Nusantara (PIN) Sumut mengatakan GP Ansor merupakan organisasi yang didirikan oleh Ulama Nahdlatul Ulama alangkah terhinanya para Ulama Nahdlatul Ulama ketika Edy Rahmayadi mengatakan “Ansor pelacur”.

Baca Juga:  TNI-POLRI | Kapoldasu-Pangdam I/BB, dan Gubsu Menyambangi Pos Pengamanan Gunung Sinabung di Kabupaten Tanah Karo

Ini sama halnya sudah melecehkan agama dan Ulama. Karena ulama adalah simbol Agama Islam artinya sudah bisa dikatakan kalau ini pelecehan terhadap agama Islam.

Sutadi yang mewakili Forum Nahdliyyin bersatu berpendapat bahwa Sejarah telah mencatat sumbangsih para sesepuh GP Ansor telah mengorbankan segala nya dalam memperjuangankan NKRI.

PIN bersama Forum Nahdliyyin bersatu Sumut mengecam ucapan tersebut. Apabila tidak ada yang melaporkan yang bersangkutan maka PIN bersama Forum Nahdliyyin bersatu Sumut siap melaporkan Edy Rahmayadi ke jalur hukum karena sudah sangat membuat perpecahan umat dan bangsa.

Baca Juga:  BaharkamPolri ] Kabaharkam Polri Kunker Ke Sergai Dukung Ketahanan Pangan Serta Tebar 10Ribu Bibit Ikan

Sampai dengan saat ini kami belum melihat i’tikad baik mantan ketua umum PSSI ini untuk meminta maaf kepada Warga Nahdliyyin dan masyarakat Islam serta warga Sumut atas dugaan ucapan yang bersangkutan menghina GP Ansor dan KH. Ma’ruf Amin.

Emil Hardi Ust Martono sebagai nara sumber juga mengatakan bahwa menurut Ust. Martono pengurus PIN Sumut seorang pemimpin harus berani menyatakan maaf ketika dia melakukan kesalahan, Allah tetap memberikan ruang bagi orang orang yang meminta maaf dan bertaubat.

Baca Juga:  Warga Simpang Kanan Sengaja Bawa Afrizal Sintong Kampanye di Pelosok, Supaya Rasakan Sakitnya Jalan Mereka

Emil Hardi pengurus PIN Sumut mengatakan PIN Sumut dan Forum Nahdliyyin bersatu bersepakat serta berencana akan melakukan aksi untuk meminta pertanggung jawaban Edy Rahmayadi dugaan tentang hinaan nya terhadap GP. Ansor dan KH. Ma’ruf Amin.

Sekaligus mendesak Edy Rahmayadi meminta maaf atas ucapannya tersebut. (Nara sumber: Emil Hardi Ust Martono)

(tp/red)

Komentar