Kucing Merupakan Salah Satu Hewan Peliharaan yang Paling Populer di Dunia

TransPublik.co.id, MedanKucing merupakan salah satu hewan peliharaan yang banyak diminati orang. Kucing telah berbaur dengan kehidupan manusia paling tidak sejak 6.000 tahun SM, dari kerangka kucing di Pulau Siprus. Orang Mesir Kuno dari 3.500 SM telah menggunakan kucing untuk menjauhkan tikus atau hewan pengerat lain dari lumbung yang menyimpan hasil panen.

Pada zaman now, hewan kucing merupakan salah satu hewan peliharaan yang paling populer di dunia. Kucing yang garis keturunannya tercatat secara resmi sebagai kucing trah atau galur murni (pure breed), seperti persia, siam, manx, dan sphinx. Kucing seperti ini biasanya dikembang biakkan di tempat pemeliharaan hewan yang resmi.

Baca juga:

Air Pare yang Panas Dapat Membunuh Sel Kanker

Banyaknya kucing ras hanyalah 1% dari seluruh kucing yang ada di dunia, sisanya adalah kucing dengan keturunan campuran seperti kucing kampung.

Baca Juga:  IMMIM (Ikatan Muda Mudi Islam Mulia) Medan Menggelar Acara Memperingati Maulid Nabi Muhammad Saw 1441H di Masjid Al Hikmah

Menghabiskan waktu bersama kucing membantu meningkatkan suasana hati. Jika Anda sedang terpuruk, bermain dengan kucing membuat bahagia, tubuh juga terasa lebih baik dan sehat. Salah satu dari banyaknya manfaat kesehatan hidup bersama kucing sebagai hewan peliharaan adalah membantu memperlancar kadar kortisol dalam tubuh yang terhambat. Zat kimia ini diproduksi akibat stres.

Baca Juga:  Perburuan Rekor Baru Cristiano Ronaldo

Dilansir dari Health Fitness, sebuah penelitian yang dilakukan di University of Minnesota’s Stroke Institute Minneapolis melaporkan bahwa memelihara kucing dapat meredam potensi kenaikan tekanan darah sampai 30-40%. Interaksi antara Anda dengan kucing milik Anda dapat menimbulkan rasa tenang dan bahagia, sehingga kadar stres dapat diredam. Dengan terjaganya tekanan darah dan kadar stres, Anda akan jauh dari potensi penyakit jantung dan stroke.

Baca juga:

Kompetisi Singing Cover oleh Boomz.ID Production di Medan

Kolaborasi antara rasa tenang, bahagia, dan gemas pada tingkah laku si kucing yang manis dapat merangsang pengeluaran hormon oksitosin dalam tubuh manusia. Hormon ini juga diproduksi oleh tubuh ibu hamil yang sedang menjalani proses persalinan sehingga tidak terlalu merasakan sakit pada sang ibu. (tp/ezri)

Baca Juga:  Pandai Mengambil Hati, TNI Sukses Membujuk Milisi di Kongo Menyerahkan Diri

Komentar