Kebaktian Akhir Tahun Kader dan Simpatisan PSI Berjalan dengan Hikmat di Gereja HKI Teladan Medan

TransPublik.co.id, Medan – Perayaan kebaktian akhir tahun kader, anggota dan simpatisan PSI berjalan dengan hikmat dan penuh sukacita. Acara ini diadakan di HKI Teladan, Jl. Jati II No 2, Teladan Barat, Kota Medan, Sumatera Utara 20217.

Acara ini dilaksanakan pada Senin (23/12/2019) sore. Acara kebaktian ini dimulai pada pukul 17.00 WIB sampai dengan selesai.

Pantauan awak Media Trans Publik .co.id, sekitar 500 orang yang hadir pada pelaksanaan kebaktian akhir tahun kader dan simpatisan PSI serta para undangan di Gereja HKI Teladan. Kebaktian akhir tahun dengan Thema “Hendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam Hatimu (Kolose 3:15a)” dipimpin oleh Pendeta Haposan Silalahi.

Partai Solidarista Indonesia (PSI) mengadakan kebaktian akhir tahun 2019 di Gereja HKI Teladan Medan dengan hikmat. Dalam acara kebaktian akhir tahun, PSI juga memberikan tali kasih kepada panti asuhan dengan beberapa anak-anak yang ikut hadir pada acara tersebut.

Baca Juga:  Perayaan Natal Alumni SMA Cahaya Medan di Le Polonia Hotel Medan

Markos Situmorang selaku ketua Panitia Natal sangat antusias dalam acara kebaktian rohani akhir tahun 2019 dengan mengikuti acara dengan hikmat. Selama acara kebaktian rohani dari awal sampai akhir acara berjalan dengan aman dan kondusif.

Hadir juga Erwin Siahaan selaku Ketua fraksi gabungan P3, PSI dan Hanura. Erwin Siahaan merupakan anggota DPRD Kota Medan. Hadir juga Regen Sinaga selaku Pimpinan Umum dari Media Trans Publik .co.id.

Nampak, di samping halaman Gereja terdapat beberapa karangan bunga ucapan selamat Natal dan tahun baru dari beberapa kader, anggota atau simpatisan PSI.
“Hendak damai dimulai dari keluarga, untuk apa kita banyak uang tapi tidak ada damai dalam kehidupan,” ucap Pendeta Haposan Silalahi dalam isi khotbah acara kebaktian tersebut.
Baca juga:
Pada sesi akhir acara, diadakan acara Hiburan dan makan bersama. Juga dilakukan acara foto bersama untuk dokumentasi acara tersebut. (tp/ezri situmorang)

Komentar