Pelaku Insiden Bom Bunuh Diri Mapolrestabes Medan Dikutuk Keras oleh Gema DMI Sumut

TransPublik.co.id, Medan. Insiden bom bunuh diri telah terjadi di area Mapolrestabes Medan pada Hari Rabu (13/11/19) sekitar pukul 08.35 Wib.

Keterangan yang dikonfirmasi oleh awak media kepada Ketum DMI Sumut, Al ustadz Masdar Tambusai S.Ag, memaparkan bahwa “saya sangat mengutuk keras terjadinya aksi teror oleh pelaku bom bunuh diri yang tidak memiliki rasa kemanusiawaan,” ujar Unuh. Info yang didapat dari rekan-rekan serta seluruh lapisan masyarakat yang menyatakan “hendaknya mari kita semua bersatu melawan aksi teror tersebut yang dilakukan oleh orang yang tidak bertangung-jawab.

Baca Juga:  Bantuan Kemanusian Pencegahan Covid-19 Oleh BSS Foundation Dengan Memberikan Bantuan APD Untuk RS Umum dan RS Tentara Pematang Siantar

Al Ustadz Masdar Tambusai, S.Ag menambahkan, “Kejadian pada pagi hari tadi adalah sungguh suatu hal yang merupakan gangguan pada Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat), agar tidak kondusifnya Kota Medan ini,” ungkap Al Ustadz Masdar.

Laskar Mujahidin Indonesia (LMI) oleh Bapak Mursadad Al Idrus ketika diminta tanggapannya juga memaparkan bahwa “Kita harus melawan serta mengutuk keras hal terjadinya aksi sebuah bentuk merupakan Teroris Radikalisme, Terorisme tersebut, karena sudah menggangu terhadap konstitusi negara, serta merusak tatanan negara yang mayoritas penganut Islam,” ungkap Mursadad.

Baca Juga:  Seorang Siswa SMAN 21 Medan Diduga Dibully, Siswa Menjadi Trauma

Kejadian insiden bom bunuh diri menuai begitu banyak komentar di kalangan masyarakat, tokoh Pemuda dan pemuka Agama serta Tokoh Masyarakat. Yang berkomentar itu diantaranya adalah Sekjend Parmusi Kota Medan oleh Bapak Amir syam memaparkan “Turut prihatin atas terjadinya aksi pagi hari sekitar pukul 8.35 WIB pada tanggal 13 November 2019 tersebut di Mapolrestabes Medan,” ungkap Amir Syam.

Baca Juga:  Program Permenhub 12 Tahun 2019 Akan Diberlakukan Bagi Mitra Grab

Bapak Amir Syam menilai dan mengutuk keras hal tersebut, “Mari kita mengambil sikap harus melawan terhadap yang tidak menginginkan akan kondusifnya Kota Medan, serta juga merusak tatanan keharmonisan kehidupan warga Kota Medan,” ungkap Amir Syam. (TP/Loebis)

Komentar